Thursday, January 17, 2013

Crisis Center Migrant Institute Menerima Aduan Kasus TKI Putus Komunikasi

Ditengah carut marutnya banjir melanda  ibu kota Jakarta Tim Crisis Center kedatangan tamu dari Indramayu mereka berasal dari lima keluarga TKI  yang berbeda untuk mengadukan nasib anak anaknya selama menjadi TKI sebagai penata laksana rumah tangga dengan negara tujuan Saudi Arabia,

Salah satu dari lima keluarga yang datang adalah sang ibu yang sudah berusia (71) tahun, dengan langkah yang tertatih - tatih dan sangat hati2 sekali berjalan didepan ruang aduan Crisis Center, dengan nada yang gemetaran sambil menceritakan nasib anaknya yang selama ini belum ada kabar beritanya semenjak pemberangkatannya di Saudi Arabia untuk menggait real di negeri padang pasir.

Semenjak berangkat menjadi TKI belum pernah ada kabar sama sekali, usahapun sudah dijalani semenjak menginjak anaknya satu tahun bekerja belum  ada kabar berita sama sekali, namun usaha sang ibu belum berbuah lanjut "sang ibu.

Sementara menurut "nursalim, selaku koordinator Crisis Center mengatakan, Pengaduan ini kami terima dan akan kami upayakan sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan terhadap masyrakat khususnya keluarga TKI untuk bisa mencari keberadaan TKI sekaligus membantu melakukan pemenuhan semua hak-haknya sebagai TKI , sampai dengan  dipulangkan ke daerah asal mengingat kontraknya sudah selesai , dan pihaknya segera mungkin akan mencari keberadaan PPTKIS yang telah memberangkatkan TKI ybs, untuk  memintakan seluruh dokumen2 yang berkaitan dengan TKI tersebut, karena saat ini pengaduan dari ibu belum jelas hanya prediksi mengenai PPTKIS yang memberangkatkanya disebabkan karena sang ibu tidak memiliki dokumen- dokumen pendukung seperti foto copi paspor dan foto copi perjanjian kerja, dan kalau memang terbukti PPTKIS itu yang memberangkatkan maka tim kami akan mendorong peranan PPTKIS akan tanggung jawab PPTKIS sesuai dengan peraturan yang berlaku, (@caknurs)





No comments:

Post a Comment